kode etik

Kode Etik Insinyur Indonesia dan Organisasi PII

 

Kode Etik Insinyur Indonesia dan Organisasi PII

Etik atau etika mempunyai pengertian sebagai baku perilaku yang diterima secara bersama sekelompok orang “peer” dalam organisasi (profesi) tertentu. Pelanggaran terhadap etika berakibat di keluarkannya pelanggar dari organisasi. Etika tidak mudah diubah dan dirancang untuk jangka panjang. Sebagai engineer, kode etik ditetapkan oleh sebuah organisasi profesi yang terdiri atas sekumpulan engineer. Organisasi profesi biasanya mewakili suatu regional tertentu, seperti organisasi profesi se-Indonesia, organisasi profesi se-Asia-Pasifik, dan sebagainya. Organisasi profesi electrical engineering yang sudah umum di dunia adalah Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE). Organisasi engineer di Indonesia bernama Persatuan Insinyur Indonesia (PII). PII berdiri pada tanggal 23 Mei 1952 di Bandung. PII didirikan oleh Ir. Djuanda Kartawidjaja dan Dr. Rooseno Soeryohadikoesoemo. PII memiliki jumlah anggota sekitar dua puluh ribu insinyur. Sebagai organisasi engineer di Indonesia, PII memiliki kode etik yang bernama Kode Etik Insinyur Indonesia “Catur Karsa Sapta Dharma Insinyur Indonesia”. Isi dari “Catur Karsa Sapta Dharma Insinyur Indonesia” adalah :

  1. Prinsip-prinsip Dasar :
  2. Mengutamakan keluhuran budi.
  3. Menggunakan pengetahuan dan kemampuannya untuk kepentingan kesejahteraan umat manusia.
  4. Bekerja secara sungguh-sungguh untuk kepentingan masyarakat, sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.
  5. Meningkatkan kompetensi dan martabat berdasarkan keahlian profesional keinsinyuran.
  1. Tujuh Tuntutan Sikap :
  2. Insinyur Indonesia senantiasa mengutamakan keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan Masyarakat.
  3. Insinyur Indonesia senantiasa bekerja sesuai dengan kempetensinya.
  4. Insinyur Indonesia hanya menyatakan pendapat yang dapat dipertanggung jawabkan.
  5. Insinyur Indonesia senantiasa menghindari terjadinya pertentangan kepentingan dalam tanggung jawab tugasnya.
  6. Insinyur Indonesia senantiasa membangun reputasi profesi berdasarkan kemampuan masing-masing.
  7. Insinyur Indonesia senantiasa memegang teguh kehormatan, integritas dan martabat profesi.
  8. Insinyur Indonesia senantiasa mengembangkan kemampuan profesionalnya.

Organisasi Dalam Persatuan Insinyur Indonesia (PII) :

  1. Dewan Penasehat.
  2. Dewan Insinyur.
  3. Pengurus Pusat.
  4. Majelis Kehormatan Insinyur.
  5. Dewan Pakar.
  6. Badan Pengkajian.
  7. BK dan atau BKT.
  8. Pengurus Wilayah.
  9. Pengurus Cabang.
  10. Badan Usaha dan Yayasan.
  11. Forum Anggota Muda (FAM-PII).

Struktur Organisasi Persatuan Insinyur Indonesia (PII) BKM Masa Bakti 2014-2017

Sumber :

http://siezwoyouye.blogspot.co.id/2014/11/kode-etik-profesionalisme-dan-kode-etik.html

Tentang danielsnokerr36

saya orng'a Asik :P itu aja dehh dlu ya :D
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s